Langkah Instalasi Sistem Operasi Linux Metode Clean Install part 1

12:35 PM
    Untuk melakukan installasi sitem operasi Linux dengan metode clean Install, maka langkahnya sebagai berikut :
1.   Menyiapkan DVD instalasi Linux Debian 7.0.2 (Debian Wheezy)

2.   Masuk ke menu Bios, kemudian mengkonfigurasi agar first booting dari CD/DVD ROM. Pengaturan ini dilakukan dilakukan lewat bios, bisanya dengan cara menekan delete atau f2 ketika komputer baru dinyalakan. Memiilih setingan booting kemudian memilih CD/DVD ROM menjadi urutan pertama. Langkah selanjutnya adalah menyimpan konfigurasi bios dengan cara menekan F10. Salah satu contoh tampilannya seperti pada gambar berikut ini.
3.   Memasukkan DVD Linux Debian 7.0.2 (Wheezy)
4.   Tekan tombol yang ada pada keyboard, jika muncul tulisan boot from CD atau DVD.
5.   Langkah berikutnya akan muncul pilihan seperti gambar berikut ini, kemudian memilih Graphical Install. 

6.   Seperti halnya dengan Debian Lenny, Squeeze, maka pada Debian Wheezy juga memberikan empat option pada saat halaman pertama proses Instalasi yaitu :
a.   Install, merupakan option untuk melakukan instalasi Debian Squeeze dengan Mode Text.
b.   Graphical Install, merupakan option untuk melakukan instalsi Debian Squeeze dengan mode GUI.
c.   Advanced Option, berisi beberapa option lain sepertiExpert Install, Rescue Mode, Graphical automated Install serta Alternative desktop environtments.
d.   Help, merupakan option untuk bantuan berkaitan dengan metode dan proses instalasi. Beberapa menu pilihan yang terdapat pada menu Help antara lain :
·      F1, maka akan masuk ke menu help index sebagai kata kunci untuk menampilkan parameter sistem boot dalam proses instalasi Debian Squeeze.
·      F2 untuk menampilkan persyaratan sebelum instalasi Debian Wheezy seperti kapasitas minimal RAM dan Hard Drive.

·      F3 merupakan metode khusus booting menggunakan CD-ROM.
·      F4 digunakan untuk menampilkan jendela informasi rescue mode. Rescue mode digunakan untuk booting ke sistem Debian Wheezy, tetapi hanyak untuk kasus-kasus tertentu seperti boot loader hilang atau tertimpa, sistem crash dan lain-lain. Mode terdiri dari dua mode yaitu rescue dan rescuigui. Mode rescue digunakan untuk mode text, sedangkan rescuegui digunakan untuk mode grafik.
·      F5, digunakan untuk menampilkan jendela informasi special boot parameters overview.
·      F6, digunakan untuk menampilkan jendela informasi special machine.
·      F7, digunakan untuk menampilkan jendela informasi pemilihan disc controller.
·      F8, digunakan untuk menampilkan jemdela informasi special boot parameters – installation system.
·      F9, digunakan untuk menampilkan jendela inforamsi bantuan berupa getting help.
·      F10, digunakan untuk menampilkan jendela informasi copyrights and warranties.
7.   Langkah berikutnya adalah pemilihan bahasa, seperti gambar di bawah ini.

8.   Langkah berikutnya adalah pemilihan lokasi, dan pilihlah lokasi Other seperti gambar berikut ini.

9.  Pemilihan lokasi yang berkaitan dengan time zone dan system locale. Pada halaman ini, normalnya dipilih berdasarkan nama Negara dimana saudara berada, other -> Asia -> Indonesia

Artikel Terkait

Previous
Next Post »